Sabtu, 10 Desember 2011

Aku Hanya Ingin Kau Tersenyum

Sudah bisa kuduga kau akan merangkul ku dengan mesra
Saat ribuan tanya menhujam tanpa koma pada derai cahaya cinta
Aku malu pada setiap kata yang kau ucap
Pada segurat nada yang kau petik di dingin malam
Inginku dekap kau lebih mesra
Tapi apakah hanya pelukan yang bisa membuat kau tersenyum,
kaupun meragukan semua yang kuberi
tak ada sesuatu yang kupunya
sel;ain kata dan ratap tanpa daya
kaupun tau aku bagaikan sebongkah bebatuan yang lapuk
terlempar dari dunia yang terpuruk

Yang Terpinggirkan

kau berjalan dalam dekapan keresahan
memikul beban pada setiap langkah yang kau jejaki
meminta dan terus meminta

Sabtu, 03 Desember 2011

Celoteh di Tepi Malam


Malam melaju mencumbui fajar dengan tenangnya, namun kantukku tidak juga datang, hanya risau yang bergerayang pada akhir perjumpaan malam ini. Seperti sebongkah batu masuk dalam kepalaku, begitu berat, pusing menggelinding kesana kemari hingga aku terkesiap. Aku beringsut bangun. Menyeka keringat yang meleler tumpah ruah ke muka kusamku.